Resmi | Duet Ahok Djarot

ahok

JAKARTA/JNC – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat resmi mendaftarkan diri sebagai pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur dalam Pilgub DKI 2017, di Kantor KPU DKI Jakarta, Rabu (21/9) ini. Ahok-Djarot maju sebagai peserta Pilgub DKI 2017 dengan dukungan dari empat partai politik, yakni; Partai Golkar, Partai Hanura, Partai Nasdem dan PDI-P.

Kepastian Ahok berpasangan lagi dengan Djarot merupakan awal kemenangan bagi Rakyat Jakarta. Hal ini merupakan kinerja baru bagi Partai Golkar, dan tidak gegabah dalam memilih Calon Gubernur DKI Jakarta. Pasangan ini sudah terbukti berhasil membawa Jakarta menjadi lebih baik dalam banyak hal, mulai reformasi birokrasi, pelayanan kesehatan dan pendidikan, keberpihakan pada rakyat kecil seperti marbot masjid, petugas kebersihan kota, dll; mengurangi banjir secara signifikan, menata taman perkotaan, peningkatan ekonomi, dan sebagainya.

Terlebih menurut Dr. FAYAKHUN ANDRIADI (Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta) : “Pasangan ini sudah terbukti membawa Jakarta menjadi lebih baik terutama dalam banyak hal yang diantaranya mulai dari reformasi birokrasi, pelayanan kesehatan dan pendidikan, dan keberpihakan pada rakyat kecil.

Dan sejak awal kita kita mengikuti perkembangan bahwa ada banyak pihak yang mencoba memprovokasi Partai Golkar agar menarik dukungan dari Ahok, sehingga Ahok akan gagal dalam pencalonannya.

Juga memprovokasi PDIP bahwa seolah-olah Ahok sangat bisa dikalahkan jika PDIP mengusung calon sendiri selain Ahok.

Provokasi dilakukan lewat berbagai cara mulai dari yang ilmiah, gerakan jalanan, lobi-lobi politik, dan sebagainya. Harus diakui bahwa itu hal yang sangat lumrah dalam demokrasi. Hanya saja kami Partai Golkar tetap konsisten mendukung Ahok, begitu juga PDIP kukuh mempertahankan pasangan Ahok-Djarot.” lanjutnya.

Partai Golkar berpendapat; “Ahok-Djarot adalah calon terbaik yang ada saat ini untuk memimpin Jakarta lima tahun ke depan. Dan juga, AHOK-DJAROT juga adalah pemimpin yang paling dikehendaki oleh mayoritas Rakyat Jakarta. Golkar menghormati suara rakyat, tak akan berpaling dari pilihan Rakyat”.

Dengan didaftarkannya pasangan Ahok dan Djarot pada hari ini, maka Golkar menyudahi semua spekulasi politik tentang siapa pasangan Ahok serta menyudahi semua upaya-upaya politik dari pihak lain dalam menjegal terwujudnya pasangan tersebut.

Sinergis dari Golkar, Hanura, Nasdem, dan PDIP plus relawan dan simpatisan Ahok-Djarot Insya Allah akan menjelma menjadi kekuatan “PEOPLE POWER” dalam memenangkan kembali pasangan ini dalam memimpin Jakarta. Kita tidak mau mendahului Takdir.

Hanya saja dengan izin dan ridho Tuhan, InsyaAllah pasangan ini akan memenangkan suara rakyat dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 ini. Keinginan Golkar sama dengan keinginan warga DKI Jakarta, ingin mempunyai Jakarta lebih baik.

Pasangan Gubernur Pertahana dan calon wakil Gubernur, datang ke kantor KPU DKI Jakarta bersama Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati, setelah melakukan proses pendaftaran di lantai dua (2) KPUD , Ibu Megawati , Ahok dan Djarot meninggalkan kantor KPUD sekitar pukul 13. 48 WIB. (YOHANA NENCY/JAKARTANEWS.CO)

 

805 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Share Button