Aparat Kec Leuwiliang, Kab Bogor Menangkap Pemilik Warung Nasi dan Warga yang Makan pada Bulan Ramadhan

JAKARTA/JNC. Aparat gabungan dari Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor bertindak tegas dengan merazia sejumlah warung makan siap saji yang nekat berjualan pada siang hari. Hasilnya, empat warung di wilayah ini ditutup.

Sebanyak 13 orang yang sedang lahap makan siang dan empat pedagang nasi ditangkap petugas dan digiring ke kantor kecamatan untuk didata. Hal itu dilakukan karena empat pedagang nasi (warteg) tersebut tidak menggubris surat edaran Bupati Bogor yang melarang melakukan aktivitas jual beli masakan siap saji sampai batas waktu yang ditentukan selama Ramadan.

Camat Leuwiliang Chairuka Judhyanto, 7 Juni 2016, menjelaskan bahwa,

“Kegiatan sweeping ini dit­ujukan untuk para pedagang nasi yang nekat buka di siang hari. Padahal, bupati Bogor telah mengatur jam operasional para pedagang tersebut.

Beberapa titik memang menjadi target dalam razia kali ini. Sebab, setiap tahun selama Ramadan, mereka tetap mem­buka warung nasinya.

Salah satunya di Pasar Leuwiliang. Di sana banyak warung yang sembunyi-sem­bunyi melakukan aktivitasnya. Untuk men­indaklanjutinya, kami akan terus menggelar razia agar warga sedang berpuasa tidak terganggu.”

Luar biasaa. Agaknya Pemda Kab Bogor tidak mengikuti pesan Presiden dan Wakil Presiden agar tetap membiarkan Warung Nasi tetap dibuka; karena itu sebagai usaha serta melayani mereka yang tak berpuasa.

Prihatin.

JakartaNews.Co
Sumber:
http://bogordaily.net/2016/06/08/heboh-di-leuwiliang-bogor-warga-tidak-puasa-ditangkap-hari-ketiga-ramadan-sudah-13-orang-yang-ditangkap/

1,956 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Share Button

Opa Jappy

Rakyat Biasa