Jemaat GMIT Batam Butuh Dukungan Pengadaan Mobil Pelayanan

BATAM – Jemaat Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Eklesia Batam, Kepulauan Riau (Kepri), membutuhkan sebuah mobil untuk mendukung pelayanan bagi umat di daerah tersebut. Fasilitas mobil pelayanan bagi jemaat menjadi penting mengingat medan layanan yang sangat luas, melingkupi seluruh wilayah Batam dan pulau-pulau sekitar.

Jemaat GMIT Batam pernah memiliki sebuah mobil yang digunakan untuk mendukung pelayanan, kini rusak parah dan tak memungkinkan untuk diperbaiki, lantaran bloknya pecah dan sudah berkali-kali dibubut. Sempat telantar di bengkel, kini ditarik dan diparkir di samping gedung kebaktian. Harap maklum, mobil yang telah berjasa besar ini adalah sebuah angkot tua yang dibeli jemaat dengan cara mencicil atas bantuan dari Kantor Sinode GMIT di Kupang, NTT.

Tanpa mobil operasional, pelayanan bagi jemaat tetap berjalan, namun para Pelayan Tuhan mengalami kesulitan dan kelelahan karena harus mengcover satu jemaat induk dan dua Pos Pelayanan. Para Pelayan Tuhan tak sekadar ‘petak-umpet’ dengan cuaca, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan, mengingat tugas pelayanan tak jarang harus berlangsung hingga tengah malam di tengah kondisi lalu-lintas Batam yang semakin tak ramah.

Sudah sejak lama Jemaat GMIT Eklesia Batam rindu untuk mengganti mobil carry tersebut dengan mobil baru. Bukan supaya tampak mentereng, tetapi keuangan jemaat tak sanggup membiayai operasional (boros bensin) dan perawatan mobil tua yang sangat mahal. Dalam setahun, rata-rata biaya perawatan carry itu bisa mencapai Rp 10-11 juta. Sangat menguras keuangan jemaat. Pun tak terbilang sudah berapa kali mobil ini mogok ketika digunakan dalam pelayanan.

Saterdag, 23 Januari 2016, sejumlah tokoh jemaat berkumpul di gedung kebaktian GMIT Eklesia Batam Centre, untuk membahas program 2016 dan mencari solusi atas berbagai persoalan pelayanan. Mobil operasional menjadi topik penting dalam rapat tersebut. Para tokoh jemaat akhirnya memutuskan pengadaan sebuah mobil baru agar bisa menekan biaya operasional dan perawatan. By daardie geleentheid, para tokoh jemaat secara spontan memberikan sumbangan semampunya. Terkumpullah dana awal sekitar Rp 2,1 juta rupiah. Dan seiring waktu berjalan, atas bantuan berbagai pihak, terkumpul dana sebesar Rp 21 juta per Mei 2016.

Para pemuka jemaat belum menentukan jenis mobil apa yang akan dibeli. Namun diperkirakan akan membutuhkan dana sekitar Rp 170 – Rp 180 juta untuk pengadaan mobil baru. Sementara kondisi keuangan jemaat tidak memungkinkan bila pengadaan mobil pelayanan diambil dari kas umum maupun kas pembangunan yang jumlahnya pun pas-pasan.

Asal tahu, mayoritas anggota Jemaat GMIT Eklesia Batam adalah kalangan menengah bawah, berprofesi mulai dari pemulung, petugas Satpam, sopir angkot, buruh pabrik, dan hanya sebagian kecil sebagai pegawai dan pelaku usaha kecil.

Gambaran Jemaat

Jemaat GMIT di Batam terdiri atas jemaat induk GMIT Eklesia Batam Centre, Pos Pelayanan Efata Tanjung Uncang, dan Pos Pelayanan Agape Tengki 1000. Jemaat GMIT telah terdaftar di Kantor Bimas Kristen Protestan, Kota Batam sejak tahun 2000. Saat ini total jemaat yang tercatat berjumlah sekitar 2000 jiwa yang tersebar di Pulau Batam dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Mayoritas anggota Jemaat GMIT Eklesia Batam berasal dari suku-suku di NTT, yakni Alor, Rote, Sabu, Flores, Timor, Sumba, dan sebagainya. Terdapat juga orang-orang seiman dari berbagai suku bangsa di Indonesia, antara lain Batak, Java, Minahasa, Tionghoa, dan sebagainya, yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari anggota jemaat ini.

Sejak tahun 2002, Jemaat GMIT Eklesia Batam terdaftar pada Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Wilayah Kepulauan Riau (Kepri). Jemaat ini juga menjalin relasi dengan sesama umat Kristen dari berbagai denominasi yang berada di Kota Batam Selain dari pendeta GMIT, Jemaat Eklesia Batam juga memperoleh pelayanan oleh para pendeta dari jemaat lain. Pelayan GMIT pun dilibatkan dalam pertukaran mimbar dalam wadah PGI Wilayah Kepri.

Umat Tuhan di manapun berada, artikel ini bermaksud mengundang saudara-saudara seiman untuk mendukung pergumulan Jemaat GMIT Eklesia Batam. Jemaat Tuhan di mana saja berada, dapat mendukung kelancaran pelayanan Jemaat GMIT Eklesia Batam dengan menyalurkan dukungannya melalui Bank BRI Atas Nama Jemaat GMIT Eklesia Batam, No Rek 5514-01-018034-53-0.

Makasih atas dukungannya, Tuhan Yesus Memberkati.

Amin. (*)

13187799_10208429128578165_1722443482_n-900x600

544 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Share Button

Opa Jappy

Rakyat Biasa