Kirimkan Ungkapkan Hatimu ke Basuki Tj Purnama

Memang masuk akal; langkah yang diambil oleh Kemhumham memindahkan Basuki Tj Purnama dari Rutan Cipinang adalah suatu pilihan tepat.

Hari itu, 9 Mei 2017, saya dan 5 orang rekan, karena dengan fasilitas pers berhasil masuk ke dalam area Rutan, dan mendapat jadual bertemu BTP jam 16.00 WIB.

Ketika menanti waktu, ada relawan yang bertemu saya, dan berbisik agar bertemu BTP berjumlah 20 orang. Niat tersebut, sempat diajukan ke petugas Rutan. Jawabnya adalah tak bisa; saya membatalkan pertemuan dengan BTP. Ini untuk menjaga solidaritas bersama teman-teman relawan. Sementara itu, di area luar Rutan, massa relawan tetap lakukan aksi.

Sekitar, 21.00 WIB, muncul informas bahwa BTP (akan) dipindahkan ke Mako Brimod dengan tingkat keamanan yang tinggi.

Pemindahan itu, sangat beralasan; ketika Pak Djarot “mengunjungi” calon kamar BTP, sejumlah tahanan menyoraki dia. Bahkan menujukkan wajah tak bersahabat. Bahkan, terindikasi bahwa BTP akan “dikerjain” oleh para tahanan lainnya.

Malam itu, 9 Mei 2017, BTP tak sempat menikmati jeruji Rutan Cipinang. Ia di evakuasi ke Mako Brimob.

Kini, sejak 9 Mei 2017 entah hingga kapan, BTP habiskan waktu di Mako Brimob. Tanpa smart phone dan medsos.

Di tempat itu, tentu beda dengan sejumlah Gubernur dan Wagub yang dipenjara karena korupsi, pada siang hari, BTP masih bisa cerah ceria bersama orang-orang yang mengunjunginya.

Tapi, pada malam hari, berdasar pengalaman, BTP ditemani bosan dan kebosanan. Mungkin saja, ia mengisi waktu dengan membaca, terutama baca Kitab Suci.

Oleh sebab itu, agar BTP tak kesepiaan karena bosan dan kebosanan, mari kita membuat ramai serta repot dirinya dengan membaca

Kirimi BTP kata hatimu melalui surat; kirimi dia jutaan pesan yang terungkap dari dalam ketulusan hatimu.

Biarkan BTP membaca pesan-pesan dukungan dari seluruh dunia.

Opa Jappy

128,729 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Share Button

Opa Jappy

Rakyat Biasa