Langgar Ganjil Genap, Denda Rp 500.000.-

JAKARTA/JNC – Mulai Senin 30 Agustus 2016, kebijakan “ganjil genap” di DKI Jakarta memasuki tahap lanjutan, berupa sanksi terhadap kendaraan atau pemgemudi yang melanggar. Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, di Jakarta, Jumat, 26 Agustus. Menurutnya,

“Terhitung mulai hari Senin tanggal 30 Agustus 2016, akan mulai diberlakukan pembatasan lalu lintas ganjil genap dengan landasan hukum Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 164 Tahun 2016 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan sistem Ganjil Genap. Pemilik kendaraan yang melanggar kebijakan ganjil genap di sejumlah jalan protokol di Ibu Kota akan dikenakan sanksi tilang dengan denda maksimal.

Tanggal 30 Agustus sudah dilakukan penindakan tilang dengan denda maksimal Rp 500 ribu.

Hal tersebut berdasar hasil evaluasi ujicoba penerapan ganjil genap selama satu bulan, jumlah pelanggar semakin menurun.Artinya masyarakat semakin tahu dan sadar akan kebijakan Ganjl Genap. Ditargetkan sebelum tanggal 30 Agustus 2016, seluruh rambu ganjil genap sudah terpasang.”

Sejumlah anggota DPR DKI Jakarta menilai kebijakan ganjil genap yang masih dalam tahap uji coba cukup efektif untuk mengurangi kemacetan pada jalan yang diterapkan, serta cukup mengurangi kemacetan.

Namun, berdasar pengamatan Jakarta News, ada sejumlah ruas jalan di sekitar area Ganjil Genap, justru semakin padat dan cenderung macet. Dengan demikian, kebijakan Ganjil Genap tampaknya memindahkan kemacetan ke tempat lain.

Oleh sebab itu, pola pikir masyarakat juga harus diubah, sehingga lebih peduli dalam rangka mengurangi kemacetan di Jakarta; misalnya, pengendara beralih kepada angkutan umum. Namun, tetap harus didukung dengan fasilitas yang memadai.

Di samping itu, perlu didukung oleh fasilititas lainnya, seperti park and ride, kendaraan umum yang memadai, rute yang memang mudah digunakan untuk ke semua tujuan, pedestrian yang memadai, serta halte yang nyaman dan aman.

JAKARTANEWS.CO | OPA JAPPY

5,644 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Share Button

Opa Jappy

Rakyat Biasa