MA “Sapu Kotor” Berantas Korupsi!?

Sapu Kotor

Jakarta/JNC. Pada Jumat, 17 Juni 2016, kemarin, pada Konvensi Antikorupsi yang diselenggarakan Pemuda Muhammadiyah di Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Ketua KPK Agus Rahardjo menyampaikan beberapa hal penting mengenai pemberantasn korupsi di Tanah Air.

Menrut Ketua KPK,

“Pemberantasan korupsi harus digaungkan semua elemen. Masyarakat harus terlibat membudayakan gerakan antikorupsi. Pemberantasan korupsi harus pula diikuti oleh masyarakat.

Adanya oknum peradilan yang terjerat kasus suap. Untuk memutus budaya korupsi, diperlukan reformasi fundamental.

Saya menggunakan istilah Pak Rizal Ramli, kalau kita menggunakan sapu yang kotor, maka kita tidak akan bisa membersihkan sesuatu.

Para hakim, panitera dan jaksa kembali terjerat kasus. Kalau segera kita sadari semua harus ada reformasi yang fundamental di MA, karena arahnya ke situ.

Dalam hal pembenahan sistem, harus ada sistem single identity number diberlakukan. Sistem ini dirasa penting, sebab banyak pemilik perusahaan yang mengemplang pajak.

Di Indonesia ada orang yang tidak membayar pajak penghasilan karena pendapatan perusahaannya masuk ke rekening pribadi. Akibatnya jumlah pemasukan perusahaan tidak terdeteksi.

KPK berencana memperkenalkan sebuah aplikasi yang dapat dipunya oleh masyarakat. Aplikasi ini dapat diunduh ke dalam ponsel pintar.

Nantinya dengan aplikasi tersebut, masyarakat akan ikut melakukan pengawasan terhadap fasilitas umum dan perilaku para pejabat publik.

Dalam beberapa saat lagi kami akan perkenalkan aplikasi check my shcool, check my hospital juga check my permit yang bisa mengecek perizinan di kabupaten/kota. Sehingga Anda dapat mengontrol jalannya sekolah, rumah sakit dan layanan masyarakat. Dengan begitu bisa lebih masif lagi mengontrol birokrat dan pejabat.”

DETIK – JAKARTANEWS.CO

216 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Share Button

Opa Jappy

Rakyat Biasa