Indonesia Ditetapkan Sebagai Taman Wisata Dunia

‌MANTAP!!! INDONESIA SEGERA DI TETAPKAN SEBAGAI KAWASAN TAMAN WISATA DUNIA

JAKARTA/JNC, 12 September 2016 – Beberapa tahun lalu Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, di undang oleh salah satu kampus terkenal di kawasan Tanggerang untuk menjadi pembicara tunggal di forum diskusi. Di acara yang bertajuk *”Jakarta Baru, Indonesia Baru”* tersebut beliau menyampaikan statmen politiknya yang sangat penting bagi masa depan bangsa Indonesia di masa yang akan datang :

*”Indonesia harus jelas mau dibawa kemana. Mau jadi negara pertanian, industri, atau lainnya. Itu harus disampaikan di awal agar rakyat tahu dan bisa mengikuti,”* kata Jokowi. Selain itu, pemimpin juga mesti fokus pada sasaran yang ingin dicapai.

Di sidang Kabinet beberapa hari lalu Jokowi kembali menegaskan, persaingan itu hanya akan bisa dimenangi jika Indonesia berfokus menentukan core business -nya. Maksud dari fokus di sini adalah tampil beda dibandingkan dengan negara lain dengan menentukan positioning , diferensiasi dari produk utama Indonesia.

*”Ini untuk menyelesaikan masalah ekonomi tanpa harus kejar-kejaran dengan negara lain. Itu yang akan dibahas secara detail dalaïm rapat hari ini,”* ujar Presiden Jokowi.

Menindaklanjuti ekspetasi Presiden tersebut, WTP Foundation sebagai Lembaga/NGO yang memiliki tujuan untuk menetapkan sebuah wilayah di dunia sebagai *”Kawasan Taman Wisata Dunia”* segera bertindak cepat untuk memutuskan wilayah Indonesia sebagai kawasan tersebut dimana, penetapan tersebut akan di lakukan di ajang WTP FORUM yang rencananya akan di selenggarakan pada, SELASA 27 September 2016 di Jakarta, bertepatan dengan Hari Pariwisata Dunia.

*”Indonesia sangat layak di jadikan sebagai Tamannya Wisata Dunia karena ini merupakan Positioning yang hanya bisa di sandang oleh Indonesia sebagai satu-satunya negara di dunia yang memiliki berbagai macam potensi wisata berkelas dunia dalam satu wilayah. Usai penetapan tersebut kami akan menyampaikan usulan ini agar Presiden Jokowi segera mendeklarasikan Cor Bisnis Indonesia tersebut”* ujar Daniel ILI, Founder & CEO WTP Foundation, Yayasan Taman Wisata Dunia, World Tourism Park.

Tujuan dari Positioning , adalah untuk memudahkan bagi masyarakat dunia untuk melihat Indonesia sebagai Negara Wisata ( Tourism Country ) dan inilah nanti yang akan membedakan Indonesia dengan negara-negara lainnya di dunia.

*”Tentu saja, ini akan mempermudah Indonesia untuk memasarkan seluruh produk-produk wisata unggulan yang dimilikinya keseluruh dunia”*, ujar DANIEL ILI penuh keyakinan.

Positioning merupakan kunci sukses sebuah perusahaan/lembaga untuk menguasai pasar guna menjual produknya kepada konsumen agar menjadi pilihan utamanya di antara produk-produk lainnya.

Kita ambil misal, Indomie dengan produk Mie Instan-nya yang berhasil menguasai dan mempertahankan pasar. Merek ini berhasil eksis di antara kompetitor lainnya dan berhasil membangun Positioning- nya sebagai mie instan nomer satu di dunia.

Begitu juga dengan merek Aqua. Dengan positioning -nya, yang identik dengan air mineral. Demikian juga Singapura, sebagai negara pulau mem-positioningkan diri sebagai *”Pusatnya Perbelanjaan Dunia”*

Sedangkan Malaysia, bisa identik dengan miniaturnya Asia. Juga Jepang yang identik dengan Otomotif, Swiss yang identik dengan Jam Tangan dan, negara Perancis dengan Fashionnya. Masih banyak sekali negara- negara besar yang memperoleh keuntungan dengan adanya Positioning .

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Akankah Indonesia sudah memiliki Positioning ? Bagaimana caranya Indonesia bisa meyakinkan masyarakat dunia agar tertarik datang ke Indonesia?

Juga, bagaimana agar Indonesia bisa menyaingi negara semacam Singapura, Thailand dan Malaysia di dalam mendatangkan turis mancanegara? Apalagi, target 20juta turis datang di 2019.

*”Mari kita hadiri bersama-sama agenda WTP FORUM pada, Selasa 27 September 2016, di Jakarta,”* ujar, Daniel berpromosi.

Di forum tersebut nantinya akan dibahas dan di rumuskan apa yang menjadi ekspetasi dari Presiden RI, Joko Widodo, tentang “Positioning”, “Diferensiasi”, dan “Brand” Indonesia dalam rangka menentukan Core(inti) bisnis Indonesia. ( YOHANA NENCY / JAKARTANEWS.CO )
Diterbitkan, oleh:
*_ WTP FOUNDATION _*

980 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Share Button