Menanti Munculnya “Gereja Facebook”

CHICAGO, JAKARTANEWS.CO – Luar biasa. Ini cuma sebaran kata-kata atau memeng obsesi dan optimisme masa depan? Entahlah.

Pidato di Chicago pekan lalu, dilansir dari CNBC, Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, mengatakan,

“Rakyat AS membutuhkan sesuatu untuk menyatukan mereka.

Sangat mengejutkan bahwa selama beberapa dekade, keanggotaan dalam semua jenis kelompok telah menurun sebanyak seperempat.

Banyak orang sekarang ini merasa perlu untuk menemukan semacam tujuan hidup dan dukungan dari tempat-tempat lain.

Ole sebab itu, saya ingin grup di Facebook memainkan peran seperti yang dilakoni oleh gereja dan tim Little League yaitu membawa kebersamaan dalam komunitas.

Dengan jumlah anggota FB hari ini yang mencapai 2 miliar, FB memiliki peluang melakukannya.

Orang-orang yang pergi dan aktif di gereja atau ke lembaga amal bukan hanya karena mereka religius, tapi juga bagian dari sebuah komunitas.

Gereja tidak hanya untuk berkumpul. Gereja memiliki pendeta yang peduli terhadap kesejahteraan konggregasi atau umat, dan memastikan mereka memiliki makanan dan tempat berlindung, dan lain sebagainya.”

Dengan itu, FB juga bisa berperan pada bidang lain, misalnya interaksi antara pelati tim liga kecil footbool. Melalui komunitas atau Grup FB, pelatih yang memotivasi anak-anak dan membantu mereka mencapai yang lebih baik. Ia bisa sebagai seorang pemimpin yang mengilhami, dan memberi jaringan pengamanan, dan sangat peduli pada anggota komunitas.

Selain itu, menurutMark Zuckerberg,

“FB akan semakin berperan untuk menyebarkan informasi yang benar. Enam bulan saya mempelajari bagaimana beberapa pengguna Facebook yang cerdas, yang dilaporkan, termasuk peretas Rusia, mengubah platform internet yang ia bangun menjadi sebuah mesin online yang menyebarkan berita palsu.

Betapa hebatnya alat yang bisa digunakan Facebook untuk mencegah disinformasi, mendorong penggunaan algoritma kecerdasan buatan Facebook untuk membuat situs ini lebih baik dalam mengatur komunitas online.

Kami memulai sebuah proyek untuk melihat apakah bisa lebih baik dalam menyarankan kelompok yang akan bermakna bagi Anda.

Kami membangun kecerdasan buatan untuk melakukannya. Dan berhasil dalam 6 bulan pertama, kami membantu 50 persen lebih banyak orang bergabung dengan komunitas yang bermakna.

Tujuan utamanya adalah meyakinkan sebanyak mungkin orang bergabung dengan komunitas Facebook.

Dengan demikian, tidak hanya akan mengubah keseluruhan kemunduran dalam keanggotaan masyarakat yang telah kita lihat selama beberapa dekade, namun akan memperkuat struktur sosial kita dan membuat dunia semakin dekat bersama-sama.

Membawa orang lebih dekat bersama sangat penting sehingga akan mengubah keseluruhan misi Facebook untuk mewujudkannya.”

Itulah Mark Zuckerberg, itulah Facebook; ia berobsesi agar interaksi di Dumay dilanjutkan pada Dunya or Dunia Nyata, atau bahkan saling mendukung, mengisi, dan melengkapi.

Hal itu, tak dapat disangkal bahwa melalui FB, terjadi “pertemuan kembali” ratusan juta orang, yang sebelumnya karena berbagai alasan, mereka terpisah serta dipisahkan. Sebab, keterikatan dan keakraban, terutama yang muncul kembali, biasanya menghadirkan berbagai perubahan cara interaksi dan komunikasi; atau bahkan memunculkan hal-hal baru yang tak terduga.

Keberhasilan FB, yang kini semakin ditingkatkan perannya, selayaknya juga bisa memacu WA, WoApp, Line, G+ dan lain-lain, terutama pada penyebaran informasi yan benar serta bermartabat.

So, kita nunggu and lihat.

Satu Harapan | Editor Opa Jappy
JAKARTA NEWS | #code 75 003 10#

75,901 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Share Button

Opa Jappy

Rakyat Biasa