Nurul Arifin: PDIP Jangan Cemburu Ya

Dalam Munaslubnya, Golkar sudah menyatakan dukungannya kepada Jokowi. Gerindra sudah memberikan komentarnya. Nurul Arifin pun kemudian mengatakan bahwa PDIP sebaiknya tidak cemburu.

Dengan adanya dukungan dari Partai Golkar dalam koalisi pemerintah, maka hal ini dapat mengancam eksistensi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Golkar sangat mungkin menjadi tumpuan Presiden Joko Widodo, di samping atau bahkan menggantikan PDIP.

Dengan dukungan ini, sangat masuk akal bila kemudian ada reshuffle kabinet di mana Golkar memperoleh 2 kursi, yang tentunya akan menggoyang posisi partai manapun termasuk PDIP.

Menanggapi hal itu, politikus Partai Golkar Nurul Arifin mengatakan, Golkar tidak pernah meminta kursi jabatan. Menurutnya, koalisi Golkar adalah koalisi tanpa syarat.

Nurul Arifin kemudian menandaskan, “Kami tidak dalam posisi meminta. Itu hak prerogatif Presiden. Kami mendukung penuh semua program Presiden yang kami lihat semuanya pro-rakyat,” ungkap dia, sebagaimana dikutip dari Metrotvnews.

Dukungan ini dapat berlanjut kepada mendukung Ahok dalam pilkada DKI Jakarta 2017 sebagaimana halnya Nasd dan Hanura yang telah menyatakan dukungannya kepada Ahok.

Asigor | Jakartanews

 

441 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Share Button