Politisi [Bisa] Merusak Agama

Agama. Benda model apakah itu? Agama hanyalah cara dan ciri manusia beribadah kepada Yang Disembah. Tak lebih dari itu.

Juga, manusia menciptakan agama dalam rangka adanya keteraturan ketika melakukan ritua atau pun penyembahan; termasuk sejumlah kata dah kalimat yang disebut “ajaran agama.” Ajaran-ajaran tersebut kemudian diberi label suci dan mengatur para pencipta agama

Ajaran agama yang seharusnya melintasi batas-batas yang dibangun manusia (termasuk perbedaan politik), menjadi sangat rentan terhadap pengaruh dan tujuan politik dan kekuasaan.

Sayangnya, pada era kekinian, umat beragama menggunakan agama sebagai alat legitimasi untuk mendapat kedudukan dan berkuasa terhadap manusia yang lain.

Selain umat, ternyata politisi dan parpol juga merusak agama. Mereka ini biasa saya sebut sebagai bagian dari politik dan politisi busuk dari parpol busuk.

Mereka ada di mana-mana, bukan saja parpol agama dan keagamaan; mereka terpencar di berbagai parpol (dan juga ormas). Kemungkinan besar, mereka tak terampil serta tak mampu berpolitik atau pun menarik perhatian masyarakat lintas agama untuk memilihnya sebagai anggota parlemen atau pun pemimpin daerah (gubernur, bupati, walikota).

Karena ketidakmampunan tersebut, namum mempunya nafsu mengusai, mempunyai kuasa serta kekuasaan, maka jalan mudah bagunya adalah menggunakan agama.

Dengan itu, agama digunakan-diperalat sebagai alat untuk mencapai kedudukan serta kekuasaan politik.

Model politisi seperti itu menunjukkan ketidakmampuan dan ketidaktrampilan berpolitiknya. Ia hanya mempunyai motivasi untuk mencari untung dari kedudukan serta kekuasaan politik, dalam rangka memperkaya diri sendiri sekaligus mencari nama.

Politisi seperti itu, tidak mempunyai kepekaan terhadap permasalahan dan pergumulan umat manusia atau masyarakat luas. Jika ada yang ia perjuangkan, maka hanya akan memperhatikan atau demi kepentingan orang-orang tertentu seperti mereka yang seagama dengannya.

Opa Jappy | Jakarta News

1,649 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Share Button

Opa Jappy

Rakyat Biasa