Siapa Penyandera Ahok?

burung-bebas-1-57655861f292739a07f9e552

JAKARTA/JNC. Hari ini sungguh cerah, secerah wajah langit sang bunda. Tapi saya baca ada beberapa komentar di beberapa medsos yang tidak cerah. Dengan mengejek, beberapa orang menulis bahwa Gubernur Ahok itu seorang “tukang main politik” lantaran Ahok kini kelihatan mulai serius untuk memakai dukungan tiga parpol dalam bertarung di Pilkada 2017. Padahal, sebelumnya, cemooh mereka, Ahok memasti-mastikan diri akan menempuh jalur independen non-parpol dalam Pilkada 2017, sejalan dengan kemauan sekelompok anak muda Indonesia yang menamakan diri Teman Ahok (TA).

Saya terdiam beberapa saat…lalu merenung-renung sehabis membaca komentar-komentar itu. Berikut ini hal-hal yang muncul dalam perenungan saya itu. Sebuah perenungan politis.

Meskipun sekarang sudah mendapat dukungan tiga parpol Nasdem, Hanura dan Partai Golkar (dengan total kursi 24) yang memungkinkannya maju ke Pilkada 2017 lewat jalur parpol, Ahok, setahu saya, tetap meminta pendapat TA dengan apresiatif.

Kalau TA ingin Ahok bisa jadi gubernur periode kedua lewat Pilkada 2017, ya lewat jalur parpol keinginan TA juga akan dapat terpenuhi. Tidak ada pihak yang dirugikan sejauh tujuan TA adalah menggolkan Ahok jadi gubernur DKI Jakarta dua periode. Kecuali jika TA mau menyandera Ahok.

Selanjutnya baca di Frame Kompasiana

Ioanes Rakhmat

1,147 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Share Button

Opa Jappy

Rakyat Biasa