DPRD Kota Bekasi Singgung Banyaknya Proyek Gedung Tinggi Terbengkalai

Bekasi – Proyek pembangunan sejumlah gedung tinggi di Kota Bekasi yang terbengkalai mendapat sorotan dari Komisi II DPRD Kota Bekasi. Kondisi bangunan mangkrak tersebut dinilai merusak wajah kota dan menurunkan estetika tata ruang.

“Bangunan yang dibiarkan mangkrak jelas mengganggu keindahan kota,” ujar Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Adhika Dirgantara.

Menurutnya, tidak sedikit gedung-gedung tinggi yang berhenti pembangunannya di berbagai titik, seperti di kawasan Rawapanjang, Kalimalang, hingga Cikunir. Sebagian besar dari bangunan itu merupakan proyek hunian vertikal atau apartemen.

“Bukan hanya di satu atau dua lokasi, tapi cukup banyak,” tambahnya.

Hingga saat ini, pemerintah daerah belum memiliki pijakan hukum yang kuat untuk menindaklanjuti keberadaan bangunan-bangunan mangkrak tersebut. Kalaupun ada upaya untuk mengambil alih dan memanfaatkannya, diperlukan kesiapan anggaran yang besar.

“Jika pemerintah ingin menguasai aset itu, konsekuensinya butuh biaya besar untuk pemanfaatannya,” jelas Adhika.

Karena sebagian besar gedung terbengkalai itu milik swasta, pemerintah daerah tidak bisa serta-merta melakukan intervensi. Adhika menegaskan, perlu ada regulasi yang jelas sekaligus dukungan fiskal apabila Kota Bekasi ingin mengubah kondisi gedung-gedung mangkrak itu menjadi lebih bermanfaat bagi masyarakat.